{"id":1581,"date":"2025-01-11T15:23:18","date_gmt":"2025-01-11T08:23:18","guid":{"rendered":"https:\/\/base.binus.ac.id\/business-engineering\/?p=1581"},"modified":"2025-03-24T15:25:09","modified_gmt":"2025-03-24T08:25:09","slug":"japanese-business-manner-part-1-pentingnya-%e3%81%8a%e8%be%9e%e5%84%80-ojigi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/base.binus.ac.id\/business-engineering\/2025\/01\/11\/japanese-business-manner-part-1-pentingnya-%e3%81%8a%e8%be%9e%e5%84%80-ojigi\/","title":{"rendered":"Japanese Business Manner (Part 1): Pentingnya \u304a\u8f9e\u5100 (Ojigi)"},"content":{"rendered":"<p>Dalam dunia bisnis, <em>first impression<\/em>\/Kesan awal merupakan hal yang sangat penting. Karena hal itu akan menentukan kemana arah yang akan dibawa dalam perbincangan bisnis dan Kerjasama yang akan terus terjadi jika berhasil. Tentu saja, etika berbisnis menjadi hal yang dilihat dalam <em>first impression<\/em> antara sesama rekan bisnis. Namun, lain ladang lain belalang, lain lubuk lain ikannya. Saat anda bertemu dengan rekan bisnis dari negara yang berbeda budayanya dengan anda, maka anda harus bisa menyesuaikan diri agar terlihat baik.<\/p>\n<p>Bayangkan Anda sedang menghadiri pertemuan bisnis di Tokyo. Begitu masuk ruangan, semua orang membungkuk dengan presisi, lalu dengan hati-hati menyerahkan kartu nama mereka. Ini bukan kebetulan, melainkan bagian dari budaya bisnis Jepang yang sangat menghargai tata krama dan etiket profesional.<\/p>\n<p>\u304a\u8f9e\u5100 (Ojigi) adalah bentuk penghormatan orang Jepang terhadap rekan bisnis. Jika anda merasa bahwa berjabat tangan merupakan hal penting untuk memulai suatu interaksi bisnis, maka bagi orang Jepang Ojigi ini lah yang menggantikan peran jabat tangan, karena kebiasaan Masyarakat Jepang yang tidak terlalu mengedepankan kontak fisik. Namun, Ojigi ini sendiri bisa dibedakan menjadi 3 jenis berdasarkan kepada siapa anda berhadapan.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-6283\" src=\"http:\/\/base.binus.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Picture1.png\" alt=\"\" width=\"630\" height=\"315\" \/><\/p>\n<p>Ojigi dibagi menjadi 3 tipe yaitu:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>\u4f1a\u91c8 (<em>eshaku<\/em>)<\/strong>: Membungkuk tidak terlalu rendah (sekitar 15\u00b0-20\u00b0). Tipe membungkuk yang dilakukan jika bertemu dengan kolega atau rekan sejawat. Meskipun dianggap tidak terlalu formal dibandingkan dengan membungkuk yang lebih dalam, namun ini cukup untuk menghormati orang lain.<\/li>\n<li><strong>\u656c\u793c (<em>keirei<\/em>): <\/strong>Membungkuk sedikit dalam (sekitar 30\u00b0-35\u00b0). Tipe membungkuk yang lebih formal daripada <em>eshaku <\/em>yang cocok untuk menunjukan rasa hormat dan profesionalisme. Biasa digunakan saat pertemuan bisnis yang formal atau saat pertama kali bertemu orang dan\/atau bertemu pihak yang berpangkat lebih tinggi<\/li>\n<li><strong>\u6700\u656c\u793c (<em>saikeirei<\/em>): <\/strong>Membungkuk dalam (lebih dari 45\u00b0). Tipe membungkuk yang biasa digunakan untuk suasana yang lebih formal seperti permintaan maaf atau penyampaian rasa terima kasih kepada klien penting atau pihak yang berpangkat jauh lebih tinggi.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Ojigi ini menjadi penting untuk dipahami dalam makna dan juga <em>timing<\/em> pemakaiannya. Karena, praktik ini menjadi pintu dalam setiap interaksi bisnis yang akan dilakukan, bahkan sebelum terjadinya pertukaran kartu nama, memperkenalkan diri dan diskusi bisnis yang akan terjadi. Dengan memahaminya dan melakukannya dengan benar, anda bisa memberikan <em>first impression<\/em>\/Kesan awal yang kuat.<\/p>\n<p>Source:<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/colorful-inc.jp\/en\/market-entry-en\/business-etiquette-in-japan-\u30fc-part-2-the-art-of-bowing\/\">https:\/\/colorful-inc.jp\/en\/market-entry-en\/business-etiquette-in-japan-\u30fc-part-2-the-art-of-bowing\/<\/a><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/livinginjapan.net\/2018\/12\/00003\/#15degree_\">https:\/\/livinginjapan.net\/2018\/12\/00003\/#15degree_\u201cOjigi\u201d_bow<\/a><\/p>\n<p>keywords: Japanese, Business, Manner, Etiquette, Ojigi, Bowing, Japanese culture<\/p>\n<p>SDG: <label for=\"sdg_number4\">4 - Quality Education &amp; <\/label><label for=\"sdg_number8\">8 - Decent Work and Economic Growth<\/label><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam dunia bisnis, first impression\/Kesan awal merupakan hal yang sangat penting. Karena hal itu akan menentukan kemana arah yang akan dibawa dalam perbincangan bisnis dan Kerjasama yang akan terus terjadi jika berhasil. Tentu saja, etika berbisnis menjadi hal yang dilihat dalam first impression antara sesama rekan bisnis. Namun, lain ladang lain belalang, lain lubuk lain [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":1582,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-1581","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-articles"],"featured_image":{"phone":"https:\/\/base.binus.ac.id\/business-engineering\/wp-content\/uploads\/sites\/4\/2025\/03\/Picture1-2-480x240.png","tablet":"https:\/\/base.binus.ac.id\/business-engineering\/wp-content\/uploads\/sites\/4\/2025\/03\/Picture1-2.png"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.4.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Japanese Business Manner (Part 1): Pentingnya \u304a\u8f9e\u5100 (Ojigi) - Business Engineering<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/base.binus.ac.id\/business-engineering\/2025\/01\/11\/japanese-business-manner-part-1-pentingnya-\u304a\u8f9e\u5100-ojigi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Japanese Business Manner (Part 1): Pentingnya \u304a\u8f9e\u5100 (Ojigi) - Business Engineering\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Dalam dunia bisnis, first impression\/Kesan awal merupakan hal yang sangat penting. Karena hal itu akan menentukan kemana arah yang akan dibawa dalam perbincangan bisnis dan Kerjasama yang akan terus terjadi jika berhasil. Tentu saja, etika berbisnis menjadi hal yang dilihat dalam first impression antara sesama rekan bisnis. Namun, lain ladang lain belalang, lain lubuk lain [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/base.binus.ac.id\/business-engineering\/2025\/01\/11\/japanese-business-manner-part-1-pentingnya-\u304a\u8f9e\u5100-ojigi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Business Engineering\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-01-11T08:23:18+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-03-24T08:25:09+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/base.binus.ac.id\/business-engineering\/wp-content\/uploads\/sites\/4\/2025\/03\/Picture1-2.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"630\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"315\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/base.binus.ac.id\/business-engineering\/#website\",\"url\":\"https:\/\/base.binus.ac.id\/business-engineering\/\",\"name\":\"Business Engineering\",\"description\":\"BINUS UNIVERSITY\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/base.binus.ac.id\/business-engineering\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/base.binus.ac.id\/business-engineering\/2025\/01\/11\/japanese-business-manner-part-1-pentingnya-%e3%81%8a%e8%be%9e%e5%84%80-ojigi\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/base.binus.ac.id\/business-engineering\/wp-content\/uploads\/sites\/4\/2025\/03\/Picture1-2.png\",\"width\":630,\"height\":315},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/base.binus.ac.id\/business-engineering\/2025\/01\/11\/japanese-business-manner-part-1-pentingnya-%e3%81%8a%e8%be%9e%e5%84%80-ojigi\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/base.binus.ac.id\/business-engineering\/2025\/01\/11\/japanese-business-manner-part-1-pentingnya-%e3%81%8a%e8%be%9e%e5%84%80-ojigi\/\",\"name\":\"Japanese Business Manner (Part 1): Pentingnya \\u304a\\u8f9e\\u5100 (Ojigi) - Business Engineering\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/base.binus.ac.id\/business-engineering\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/base.binus.ac.id\/business-engineering\/2025\/01\/11\/japanese-business-manner-part-1-pentingnya-%e3%81%8a%e8%be%9e%e5%84%80-ojigi\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2025-01-11T08:23:18+00:00\",\"dateModified\":\"2025-03-24T08:25:09+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/base.binus.ac.id\/business-engineering\/#\/schema\/person\/9f66f936705b3e1d964f9aec06498d68\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/base.binus.ac.id\/business-engineering\/2025\/01\/11\/japanese-business-manner-part-1-pentingnya-%e3%81%8a%e8%be%9e%e5%84%80-ojigi\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/base.binus.ac.id\/business-engineering\/#\/schema\/person\/9f66f936705b3e1d964f9aec06498d68\",\"name\":\"businesseng\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/base.binus.ac.id\/business-engineering\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/284a05a54bbe589b01d4450d3fccc4b9?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"businesseng\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/base.binus.ac.id\/business-engineering\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1581"}],"collection":[{"href":"https:\/\/base.binus.ac.id\/business-engineering\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/base.binus.ac.id\/business-engineering\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/base.binus.ac.id\/business-engineering\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/base.binus.ac.id\/business-engineering\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1581"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/base.binus.ac.id\/business-engineering\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1581\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1583,"href":"https:\/\/base.binus.ac.id\/business-engineering\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1581\/revisions\/1583"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/base.binus.ac.id\/business-engineering\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1582"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/base.binus.ac.id\/business-engineering\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1581"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/base.binus.ac.id\/business-engineering\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1581"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/base.binus.ac.id\/business-engineering\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1581"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}