{"id":995,"date":"2024-01-31T15:01:21","date_gmt":"2024-01-31T08:01:21","guid":{"rendered":"https:\/\/base.binus.ac.id\/automotive-robotics-engineering\/?p=995"},"modified":"2024-01-31T15:01:21","modified_gmt":"2024-01-31T08:01:21","slug":"pemahaman-mental-tetap-vs-pertumbuhan-mental-perbedaan-kunci-dalam-sikap-dan-pendekatan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/base.binus.ac.id\/automotive-robotics-engineering\/2024\/01\/31\/pemahaman-mental-tetap-vs-pertumbuhan-mental-perbedaan-kunci-dalam-sikap-dan-pendekatan\/","title":{"rendered":"Pemahaman Mental Tetap VS. Pertumbuhan Mental: Perbedaan Kunci dalam Sikap dan Pendekatan"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-996\" src=\"http:\/\/base.binus.ac.id\/automotive-robotics-engineering\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/01\/fixedmind-640x774.jpeg\" alt=\"\" width=\"640\" height=\"774\" srcset=\"https:\/\/base.binus.ac.id\/automotive-robotics-engineering\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/01\/fixedmind-640x774.jpeg 640w, https:\/\/base.binus.ac.id\/automotive-robotics-engineering\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/01\/fixedmind-480x580.jpeg 480w, https:\/\/base.binus.ac.id\/automotive-robotics-engineering\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/01\/fixedmind-768x928.jpeg 768w, https:\/\/base.binus.ac.id\/automotive-robotics-engineering\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/01\/fixedmind.jpeg 800w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><\/p>\n<p>Pandangan yang kita kembangkan memiliki dampak mendalam pada kehidupan kita, memengaruhi pilihan, tindakan, dan pada akhirnya, hasil yang kita capai.<\/p>\n<p><strong>1. Mentalitas Kekurangan vs. Mentalitas Kelimpahan:<\/strong><br \/>\n- Mentalitas Tetap: Orang dengan mentalitas yang kurang cenderung melihat kekurangan di mana-mana.<br \/>\n- Mentalitas Pertumbuhan: Mereka dengan mentalitas yang kaya merangkul kelimpahan.<\/p>\n<p><strong>2. Ketakutan akan Kegagalan vs. Membrakasi Kegagalan:<\/strong><br \/>\n- Mentalitas Tetap: Orang dengan mentalitas yang kurang sering takut akan kegagalan. Mereka menghindari risiko dan tetap dalam zona nyaman untuk mencegah membuat kesalahan.<br \/>\n- Mentalitas Pertumbuhan: Mereka dengan mentalitas yang kaya memahami bahwa kegagalan adalah bagian penting dari kesuksesan. Mereka memandang kegagalan sebagai kesempatan belajar yang dapat mengarah pada pertumbuhan dan inovasi.<\/p>\n<p><strong>3. Pikiran Tetap vs. Pikiran Pertumbuhan:<\/strong><br \/>\n- Mentalitas Tetap: Mentalitas yang kurang cenderung tetap, percaya bahwa kemampuan dan kecerdasan adalah sifat statis.<br \/>\n- Mentalitas Pertumbuhan: Mentalitas yang kaya mengadopsi mentalitas pertumbuhan, melihat kemampuan sebagai sesuatu yang dapat dimodifikasi.<\/p>\n<p><strong>4. Menyalahkan vs. Bertanggung Jawab:<\/strong><br \/>\n- Mentalitas Tetap: Mereka dengan mentalitas yang kurang sering menyalahkan faktor eksternal untuk keadaan mereka, menghindari tanggung jawab pribadi.<br \/>\n- Mentalitas Pertumbuhan: Orang dengan mentalitas yang kaya bertanggung jawab atas pilihan dan hasil mereka, memahami bahwa mereka memiliki kekuatan untuk mengubah keadaan mereka.<\/p>\n<p><strong>5. Fokus pada Keuntungan Singkat vs. Fokus pada Keberlanjutan Jangka Panjang:<\/strong><br \/>\n- Mentalitas Tetap: Mentalitas yang kurang cenderung fokus pada gratifikasi instan dan keuntungan jangka pendek, sering mengorbankan kesuksesan jangka panjang.<br \/>\n- Mentalitas Pertumbuhan: Mentalitas yang kaya memberikan prioritas pada tujuan jangka panjang dan penundaan kepuasan, memahami bahwa kesuksesan yang berlangsung membutuhkan kesabaran dan ketekunan.<\/p>\n<p><strong>6. Pemikiran Negatif vs. Berpikir Positif:<\/strong><br \/>\n- Mentalitas Tetap: Pemikiran negatif mendominasi dalam mentalitas yang kurang, dengan fokus pada masalah dan keterbatasan.<br \/>\n- Mentalitas Pertumbuhan: Mentalitas yang kaya mengembangkan pemikiran positif, berkonsentrasi pada solusi dan kemungkinan.<\/p>\n<p><strong>7. Puas dengan Mediokritas vs. Peningkatan Berkelanjutan:<\/strong><br \/>\n- Mentalitas Tetap: Orang dengan mentalitas yang kurang sering puas dengan mediokritas, percaya bahwa mereka tidak dapat mencapai lebih.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pandangan yang kita kembangkan memiliki dampak mendalam pada kehidupan kita, memengaruhi pilihan, tindakan, dan pada akhirnya, hasil yang kita capai. 1. Mentalitas Kekurangan vs. Mentalitas Kelimpahan: - Mentalitas Tetap: Orang dengan mentalitas yang kurang cenderung melihat kekurangan di mana-mana. - Mentalitas Pertumbuhan: Mereka dengan mentalitas yang kaya merangkul kelimpahan. 2. Ketakutan akan Kegagalan vs. Membrakasi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":996,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3,90],"tags":[93,91,92],"class_list":["post-995","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-article","category-skill","tag-attitude","tag-fixed-mindset","tag-92"],"featured_image":{"phone":"https:\/\/base.binus.ac.id\/automotive-robotics-engineering\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/01\/fixedmind-480x580.jpeg","tablet":"https:\/\/base.binus.ac.id\/automotive-robotics-engineering\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/01\/fixedmind-768x928.jpeg"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/base.binus.ac.id\/automotive-robotics-engineering\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/995"}],"collection":[{"href":"https:\/\/base.binus.ac.id\/automotive-robotics-engineering\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/base.binus.ac.id\/automotive-robotics-engineering\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/base.binus.ac.id\/automotive-robotics-engineering\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/base.binus.ac.id\/automotive-robotics-engineering\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=995"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/base.binus.ac.id\/automotive-robotics-engineering\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/995\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":997,"href":"https:\/\/base.binus.ac.id\/automotive-robotics-engineering\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/995\/revisions\/997"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/base.binus.ac.id\/automotive-robotics-engineering\/wp-json\/wp\/v2\/media\/996"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/base.binus.ac.id\/automotive-robotics-engineering\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=995"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/base.binus.ac.id\/automotive-robotics-engineering\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=995"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/base.binus.ac.id\/automotive-robotics-engineering\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=995"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}